Menu

Mode Gelap
Sholat Ied 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman, Walikota Padang: Ramadan jadi Madrasah Pembentukan Karakter Umat Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis Minat Jadi Mitra Josal Online Sangat Tinggi SAGA FC Daftarkan 25 Pemain di Jordus Cup Usai Laga dengan PSBS, Semen Padang Liburkan Pemain Rapor Hijau 2025, Padang Jadi Kota Terbersih Sumatera

Berita

Sholat Ied 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman, Walikota Padang: Ramadan jadi Madrasah Pembentukan Karakter Umat

Avatar of Sentak.idbadge-check


					Sholat Idul Fitri tingkat Kota Padang digelar di Masjid Agung Nurul Iman, Sabtu (21/3/2026) pagi Perbesar

Sholat Idul Fitri tingkat Kota Padang digelar di Masjid Agung Nurul Iman, Sabtu (21/3/2026) pagi

PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar pelaksanaan sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman, pada Sabtu (21/3/2026) pagi.

Pelaksanaan sholat berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh rasa kebersamaan ribuan jamaah yang berdatangan dari berbagai penjuru kota yang memadati masjid sejak pagi hari. Termasuk Walikota Padang, Fadly Amran bersama unsur Forkopimda, OPD, Kementerian Agama, serta jajaran terkait lainnya.

design4223

Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa Ramadan telah menjadi madrasah pembentukan karakter umat.

“Selama satu bulan kita belajar menahan lapar dan dahaga, mengendalikan hawa nafsu, serta melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar dan bertaqwa. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana kita menjalani kehidupan pasca Ramadan, apakah kita berhasil menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat melalui program Smart Surau. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti Pesantren Ramadan yang diikuti puluhan ribu siswa, Subuh Mubarakah, hingga penyediaan fasilitas digital di ratusan masjid dan musala.

“Masjid dan musalla harus menjadi eksentrum kegiatan masyarakat, terutama bagi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Khatib Mukhlis Bahar dalam tausyiahnya mengingatkan jamaah agar tidak menjadikan Syawal sebagai titik penurunan kualitas iman.

“Jangan sampai bulan Syawal menjadi ‘bulan cerai’. Cerai dengan masjid, tidak datang lagi ke masjid. Cerai dengan Al-Qur’an, tidak lagi membacanya,” pesannya.

Ia juga menegaskan pentingnya zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa.

“Zakat fitrah mensucikan diri orang yang berpuasa dari kekhilafan, sekaligus membahagiakan fakir miskin agar mereka turut merasakan kebahagiaan di hari raya,” tuturnya. (*)

Baca Lainnya

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis

17 Maret 2026 - 20:56 WIB

e0036ee3 028d 4b39 b879 e89750e41dbf

Minat Jadi Mitra Josal Online Sangat Tinggi

16 Maret 2026 - 21:37 WIB

IMG 8268

SAGA FC Daftarkan 25 Pemain di Jordus Cup

13 Maret 2026 - 05:22 WIB

IMG 8250

Usai Laga dengan PSBS, Semen Padang Liburkan Pemain

10 Maret 2026 - 21:16 WIB

507d1bd0 26b7 497a 9159 3450641afc5e

Rapor Hijau 2025, Padang Jadi Kota Terbersih Sumatera

10 Maret 2026 - 20:08 WIB

IMG 8245
Trending di Berita