Padang-Beban berat kembali diemban tim Semen Padang FC kala menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan BRI Super League, Selasa (24/2/26). Beban berat itu di emban Kabau Sirah-julukan- Semen Padang, karena dalam laga yang akan ditabuh pukul 20.30 WIB itu, Kabau Sirah tidak bisa turun dengan kekuatan penuh.
Beberapa pemain kunci dipastikan absen. Di antaranya gelandang energik Wakaso, penyerang utama, Guillermo dan kapten tim Angelo. Wakaso dan Guillermo mengalami cedera, sedangkan Angelo mendapat hukuman akumulasi.

Meski tanpa tiga pilar utama ini, Semen Padang tetap optimistis bisa membawa pulang poin.
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengatakan, semua pemain yang dibawa dalam laga ini sudah siap. Mereka berjanji akan memberi hasil terbaik.
“Semua pemain yang kita bawa, tidak ada persoalan. Mereka sudah siap memberikan hasil terbaik, kami mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Sumbar agar perjuangan para pemain bisa menuai hasil,” ujar Dejan
Dejan menjelaskan, pertandingan menghadapi Bhayangkara FC mereka usung sebagai pertandingan untuk mencari poin tambahan. ”Sekarang kita fokus ke laga lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang juga laga berat,” kata Dejan
Pada pertandingan pekan ke-22, Semen Padang harus puas bermain imbang dengan skor 2-2 ketika menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2). Meski gagal mendapatkan poin penuh kontra Malut United, Dejan tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Semen Padang dan berharap penampilan anak-anak asuhnya terus meningkat.
Pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengatakan kegagalan mendapatkan poin penuh di kandang akan berusaha mereka jadikan motivasi ketika menghadapi Bhayangkara FC.
”Semua yang menyaksikan pertandingan saya rasa merasa senang. Ada empat gol yang tercipta. Kedua tim menampilkan permainan yang sama-sama ingin menang. Dua gol yang tercipta ke gawang kita karena kesalahan yang terlalu mudah,” ujar Dejan. (sal)









